Direktori independen yang membantu 65 juta orang tua Indonesia memilih sekolah dengan data, bukan katanya.
Setiap tahun, jutaan orang tua memilih sekolah hanya berbekal kabar dari tetangga atau forum yang tidak terverifikasi. Data resmi tersebar di banyak portal pemerintah dan sulit dibaca. sekolahterbaik.com hadir untuk menyatukan data itu menjadi ranking yang jelas, bisa difilter per daerah, dan bisa dibandingkan berdampingan.
Skor komposit tiap sekolah (skala 0–100) dihitung dari 4 komponen berbobot:
| Akreditasi BAN-PDM | 30% |
|---|---|
| Mutu akademik — nilai UTBK (SMA) / prestasi | 40% |
| Rasio guru : siswa | 15% |
| Rating & review komunitas orang tua | 15% |
Untuk jenjang SMA, komponen mutu memakai nilai rerata UTBK dari pemeringkatan resmi LTMPT "Top 1000 Sekolah" (60% TPS + 40% TKA). Sekolah di luar daftar tersebut, serta SD/SMP/SMK, memakai akreditasi sebagai proksi mutu — dan diberi label "peringkat sementara" sampai data mutu lengkap.
Data di-cross-check dari sumber resmi: Dapodik Kemendikdasmen, BAN-PDM, dan LTMPT/UTBK. Diperbarui berkala; review pengguna dimoderasi sebelum tayang.
⚠️ Keterbukaan: data UTBK yang tersedia publik adalah snapshot 2022 (LTMPT dibubarkan 2023, digantikan SNPMB yang tidak lagi merilis pemeringkatan publik). Kami menandai tahun sumber pada tiap peringkat dan tidak mengklaim "terbaik" tanpa dasar data.
Kami bukan situs pemerintah dan tidak berafiliasi dengan sekolah manapun. Sekolah tidak dapat membayar untuk menaikkan posisi ranking. Listing bersponsor (jika ada) selalu diberi label jelas dan tidak memengaruhi skor.